Jumat, 01 November 2013


            Pada era globalisasi ini, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) menjadi faktor yang sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Selain itu, IPTEK juga menjadi faktor penentu keberadaan dan kemajuan masyarakat. Bahkan, telah merembes dalam kehidupan manusia mulai dari kalangan atas, menengah, hingga bawah.

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Teknologi yang sebenarnya merupakan alat bentu/ekstensi kemampuan diri manusia. Dewasa ini, telah menjadi sebuah kekuatan otonom yang justru ‘membelenggu’ perilaku dan gaya hidup kita sendiri. Dengan daya pengaruhnya yang sangat besar, karena ditopang pula oleh sistem-sistem sosial yang kuat, dan dalam kecepatan yang makin tinggi, teknologi telah menjadi pengarah hidup manusia. Tujuan utama dari dikembangkannya IPTEK ini
adalah untuk perubahan kehidupan masa depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat, dan aman.
Sejalan dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk dan kebutuhan akan tempat tinggal, terutama di kota-kota besar, dimana lahan untuk pembangunan rumah semakin sempit, maka manusia berusaha membuat rumah bertingkat dan menggunakan bahan-bahan bangunan yang makin ditingkatkan kualitasnya.
Dampak negatif dari pembangunan perumahan yang cepat tersebut adalah semakin banyaknya bahan-bahan limbah yang beragam, termasuk air limbah domestik yang dapat berpengaruh negatif bagi kualitas badan air yang berakibat pada terkontaminasinya air. Seperti yang kita ketahui, kontaminasi air akibat aktivitas domestik masih relatif tinggi, sekitar 70-80% (Agenda 21, 1997; World Bank, 2003). Bila sumber air limbah teridentifikasi tidak memenuhi persyaratan, air limbah perlu diolah terlebih dahulu sebelum dialirkan ke badan air. Teknologi pengolahan air limbah yang dipilih harus mampu meningkatkan kualitas air efluen secara kimiawi, fisik, dan bakterial.
Berkembangnya IPTEK yang sangat pesat dan terus melaju ke depan ini terlihat dari banyaknya bermunculan teknologi-teknologi canggih yang dapat membantu kehidupan manusia. Seperti yang telah ditemukan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman ini, yaitu berupa sistem tangki septik bermedia kontak yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mempercepat pembangunan perumahan karena mampu diproduksi secara masal.
Inti dari sistem tangki septik tersebut terletak pada media kontak technocell yang bermanfaat bagi mikroorganisme untuk tumbuh dan berkembang. Mikroorganisme tersebut mempercepat penguraian tinja sehingga ruang lumpur menjadi tidak cepat penuh, umur pakai tanki septik pun menjadi lebih panjang dan pengurasannya menjadi lebih jarang. Sistem ini memiliki kemampuan untuk mengolah air limbah rumah tangga dengan mereduksi COD, BOD, dan TSS sampai 75%. Sistem ini dipabrikasi dan dipasarkan oleh PT Tribina Semesta Technology Jakarta dengan nama Biority® yang merupakan kependekan dari Biologically Purity.
Dalam memilih tangki septic, saya sarankan memilih biority, karena sistemnya terbukti telah memenuhi persyaratan Peraturan Menteri KLH No. 112 Tahun 2003 tentang standar kualitas air limbah rumah tangga. Biority® dapat diaplikasikan untuk perumahan, hotel, pusat perbelanjaaan, dll baik secara individual maupun komunal.
Biority juga memiliki beberapa keunggulan, diantaranya:

  1. Tanpa memerlukan resapan dan ramah lingkungan
  2. Pemasangan mudah dan cepat
  3. Hemat ruang
  4. Material yang tahan korosi
  5. Air buangan yang dapat langsung dialirkan ke drainase umum




0 komentar:

Posting Komentar